“Kisah Perkelahian Sopir Bajaj dan Jukir di Kemayoran yang Memicu Pertumpahan Darah karena Hutang Sebesar Rp130 Ribu”

Diposting pada

Tiga orang tersangka dibekuk polisi karena terlibat kasus pengeroyokan terhadap seorang juru parkir di mini market Jalan Kodam Jaya, Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (17/2/2024).

Kapolsek Kemayoran, Kompol Arnold Julius Simanjuntak, mengungkapkan bahwa ketiga tersangka tersebut adalah AT, seorang sopir bajaj, serta SU dan ST, tukang ojek pangkalan. Menurut Arnold, motif pembacokan yang dilakukan oleh ketiga tersangka bukanlah karena mereka mengejek istri korban, melainkan karena utang piutang sebesar Rp 130 ribu.

Peristiwa ini berawal ketika AT menagih utang kepada seorang sopir bajaj bernama TA yang saat itu sedang bersama AS. Namun, bukannya menyelesaikan masalah utang, AT malah dipukuli oleh TA dan AS setelah terlibat perdebatan.

Tak terima dengan perlakuan tersebut, AT pulang untuk meminta bantuan dan mengambil senjata tajam. Ia kembali ke lokasi kejadian bersama SU dan ST dengan jumlah pasukan yang lebih banyak. Mereka menyerang kedua korban di halaman parkir Indomaret Sumur Batu.

Korban yang merasa terancam karena melihat tersangka membawa senjata tajam, langsung melarikan diri ke dalam mini market untuk menyelamatkan diri. Namun, ketiga tersangka berhasil mengejar mereka dan melakukan pengeroyokan secara membabi buta di dalam mini market.

Akibatnya, korban mengalami luka sobek di bagian bibir, lutut kiri, mata kaki kiri, dan jari telunjuk kiri yang patah. Sedangkan korban lainnya mengalami luka memar di seluruh tubuhnya. Keduanya harus dirawat intensif di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih.

Setelah kejadian tersebut, ketiga tersangka melarikan diri dari lokasi. Namun, polisi berhasil menangkap TA dan SU pada hari yang sama, sementara ST ditangkap pada Senin (19/2/2024) dini hari. Ketiganya dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *